Minggu, 17 April 2011

Mobil berbahan baku nanas?

· 0 komentar

Bagaimana jika sebuah mobil terbuat dari nanas? Wah, pasti seru naik mobil ini. Para ilmuwan yakin, serat tanaman seperti nanas dan pisang bisa dipakai sebagai bahan baku body mobil. Kata mereka, dalam 2 tahun ke depan mobil berbahan serat tanaman buah itu bisa terwujud.

Imagi pembuatan mobil berbahan serat tanaman buah ini adalah contoh inovasi teknologi nano. Jadi, serat tanaman ini dimanfaatkan sebagai campuran untuk memperkaya bahan plastik. Ilmuwan mengatakan, bahan plastik yang telah diperkaya dengan serat tanaman akan menjadi bahan yang super kuat.

Dr Alcides Leao dari Sao Paulo University, pengembang bahan ini, mengatakan pada American Chemical Society di Anaheim, California, “Karakteristik dari plastik (yang telah diperkaya serat tanaman) ini luar biasa. Bahannya ringan tapi sangat kuat. 30 persen lebih ringan dan 3 hingga 4 kali lebih kuat dari plastik biasa.”

“Kami percaya, beberapa bagian mobil seperti dashboard, bemper dan panel samping, akan terbuat dari serat nano buah ini. Satu hal, bahan ini akan mengurangi berat mobil dan meningkatkan efisiensi bahan bakar,” lanjut Leao seperti dikutip Daily Mail 28 Maret 2011.

Serat tanaman yang dipergunakan dalam proses ini adalah serat nano yang 50.000 unitnya saja hanya berdiameter sehelai rambut. Serat ini diperoleh dengan proses yang lebih kompleks dari serat tanaman biasa yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku kertas selama berabad-abad.

Dr Leao telah meneliti beragam serat tanaman untuk membuat material plastik yang lebih kuat, ringan dan ramah lingkungan. Berdasarkan hasil penelitiannya, bahan baku paling potensial sebagai pengaya plastik adalah daun dan batang nanas serta curaura, sejenis nanas yang tumbuh di Amerika Selatan.

Leao mengakui bahwa proses membuat material ini sangat mahal. Namun sebenarnya hanya dibutuhkan serat dalam jumlah sedikit saja untuk memperkaya plastik. Ia juga mengatakan bahwa ke depannya, material ini bahkan bisa dipakai untuk bahan baku spare part mobil lain.

“Sejauh ini, kita masih fokus dalam upaya menggantikan material mobil berbahan plastik. Tapi di masa depan kita mungkin bisa menggantikan spare part berbahan logam dengan serat nano ini,” paparnya. Menurutnya, bahan ini bahkan bisa dipakai untuk aplikasi medis, seperti digunakan sebagai pembuat sendi artifisial.

Selain nanas, bahan baku lain yang bisa dimanfaatkan untuk membuat serat nano ini adalah serat pisang dan serat batok kelapa. Selain jadi lebih ringan dan kuat, dengan serat tanaman ini plastik akan lebih tahan panas dan bahan bakar yang tumpah.

sumber
Tags
Mobil berbahan baku nanas, mobil dari nanas, mobil dari pisang, mobil bahan baku dari nanas, serat nano, mobil dari nanas sangat mahal.

Belanja bisa perpanjang umur

· 0 komentar

Setelah memperhitungkan faktor-faktor seperti kelemahan fisik dan mental sekali pun, pria dan wanita yang berbelanja setiap hari hidup lebih lama daripada mereka yang menghindari terapi ritel, kata tim ilmuwan.

Ketika mempublikasikan hasil riset mereka di penerbitan ilmiah online Journal of Epidemiology & Community Health, berbelanja mungkin memberikan kesempatan bertemu orang lain, bergerak badan dan mempertahankan pola makan yang sehat.

Seorang pakar terkemuka di Inggris mengatakan temuan itu ”masuk nalar” sebab shopping melibatkan kegiatan fisik, interaksi sosial dan membuat mental orang aktif.

Dalam penelitian mereka, tim riset yang dipimpin Dr Yu-Hung Chang dari Lembaga Ilmu Kesehatan Kependudukan, Taiwan, meneliti hampir 2.000 pria dan wanita usia 65 tahun ke atas yang tinggal di rumah mereka sendiri.

”Lebih mudah”

Peneliti menemukan bahwa mereka yang secara berkala berbelanja hidup lebih lama daripada mereka yang berbelanja hanya satu kali satu pekan atau kurang, termasuk ketika mereka memperhitungkan faktor-faktor seperti kelemahan fisik dan kemunduran kemampuan kognitif.

Mereka mengakui berbelanja mungkin adalah pertanda awal kesehatan yang bagus, namun mereka juga secara tersirat mengatakan berbelanja itu sendiri bisa meningkatkan taraf kesehatan.

”Berbelanja sering untuk bersenang-senang dengan peluang untuk meningkatkan kondisi psikologi,” simpul mereka.

”Jika dibandingkan dengan jenis kegiatan fisik santai lain, seperti gerak badan resmi, yang biasanya memerlukan motivasi dan terkadang petunjuk profesional, kegiatan berbelanja lebih mudah dilakukan dan dipertahankan,” tambah mereka.

David Oliver, profeser tamu di bidang kedokteran untuk lansia di City University, London, mengatakan temuan itu “masuk akal”.

Dia mengatakan kepada BBC: ”Yang ditunjukkan peneliti Taiwan, terus berbelanja secara independen bisa menjadi pertanda kesehatan yang lebih panjang dan panjang umur.

”Berbelanja akan melibatkan kegiatan fisik, interaksi sosial dengan pembelanja lain, dan sebab berbelanja itu urusan sangat kompleks, itu akan membuat mental anda aktif,” ujarnya.

sumber

Madu efektif melawan bakteri super

· 0 komentar

Penelitian terbaru menunjukkan, sejenis madu yang biasa digunakan untuk menyembuhkan luka ternyata berpotensi besar menjadi obat ampuh untuk mengatasi bakteri super yang resisten terhadap antibiotik.

Seperti dilansir Daily Mail, madu jenis manuka dilaporkan efektif membunuh tiga jenis bakteri yang biasa menginfeksi saat tubuh terluka, termasuk antara lain kuman super Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).

Madu manuka adalah sejenis madu yang diproduksi lebah penghuni pohon manuka di Selandia Baru. Para ahli telah mengenal jenis madu ini sejak lama karena juga sering digunakan dalam produk-produk penyembuh luka modern. Masalahnya, rahasia dari kekuatan madu manuka dalam mengatasi luka masih menjadi misteri.

Tim yang dipimpin Profesor Rose Cooper dari University of Wales Institute Cardiff (UWIC), dalam risetnya, menemukan bahwa madu manuka ternyata mampu mencegah perkembangan bakteri dengan cara yang tidak biasa. Madu ini dapat menghalangi proses ikatan bakteri pada jaringan, tahap yang penting dalam proses infeksi.

“Mencegah ikatan juga dapat menghambat pembentukan biofilm, yang dapat melindungi bakteri dari antibiotik dan membiarkan mereka menimbulkan infeksi secara terus menerus,” ungkap Cooper.

Studi lainnya yang dilakukan Cooper menunjukkan, madu manuka membuat MRSA menjadi lebih sensitif terhadap antibiotik seperti oksasilin atau secara efektif membalikkan resistensi antibiotik.

“Ini mengindikasikan bahwa antibiotika saat ini mungkin akan lebih efektif mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri resisten jika dikombinasikan dengan madu manuka,” paparnya.

Menurut Prof Cooper, riset lanjutan bakal dilakukan dengan cara meningkatkan penggunaan madu secara klinis karena para dokter kini tengah dihadapkan pada masalah kian meningkatnya kasus resistensi obat.

“Kami perlu cara yang inovatif dan efektif dalam mengendalikan infeksi yang kemungkinannya takkan berkontribusi pada meningkatnya resistensi antibiotik,” ujar Cooper, yang memublikasikan temuannya dalam konferensi “Society for General Microbiology” di distrik Harrogate, Yorkshire Utara, Inggris.

sumber

Tags
Madu efektif melawan bakteri super, bakteri super, manfaat madu, madu, madu bisa membunuh bakteri.

Sabtu, 16 April 2011

Di temukan utuh, otak berusia 2500 tahun

· 0 komentar

Penemuan otak pada tengkorak berusia lebih dari 2.500 tahun di Heslington Timur, Inggris, mengejutkan dunia. Para ahli organ selama ini yakin, otak merupakan bagian tubuh yang paling cepat rusak dan menjadi cairan sesudah meninggal. Penyebabnya, tingginya kandungan lemak.

“Otak Heslington” itu diteliti tim Universitas Bradford, Inggris, sejak ditemukan tahun 2008. Sonia O’Connor, pimpinan peneliti, mengatakan, otak itu berasal dari tahun 673-482 sebelum Masehi, milik pria berusia 26-45 tahun yang mati digantung atau dipenggal kepalanya.

Bagian otak Heslington setelah diambil dari tengkoraknya masih terlihat utuh meski berusia 2500 tahun.

Tak ada tanda pengawetan seperti pada mumi. Diperkirakan, otak itu segera dikubur dalam tanah basah setelah kematian. Tanah basah membuat oksigen tak bisa masuk sehingga menghindari pembusukan. Kemungkinan lain, pemilik otak punya penyakit tertentu atau ada perubahan fisiologis tubuh yang memengaruhi otak, misalnya kelaparan sebelum mati.

Sumber

Tags
Di temukan utuh otak berusia 2500 tahun, otak Heslington, otak berusia 2500 tahun.