Minggu, 20 November 2011

Cara CIA Awasi Twitter dan Facebook

· 0 komentar

Cara CIA Awasi Twitter dan Facebook,Bukan rahasia jika pihak intelijen sebuah negara saat ini gemar mengawasi social media seperti Facebook dan Twitter. Hal itu juga dilakukan Amerika Serikat melalui Central Intelligence Agency (CIA).

Salah satu lembaga dalam CIA yang melakukan hal itu adalah The Open Source Center (OSC). Meski namanya mengandung kata-kata Open Source, lembaga ini tak terkait dengan software Opan Source seperti Linux dan lainnya.

Di dalam OSC terdapat tim khusus yang menjuluki diri sendiri sebagai ‘Ninja Librarians‘. Tugas tim ini adalah mengawasi Facebook, Twitter, chat room dan forum online apapun yang terbuka untuk kontribusi dari pengguna internet manapun.

Jumlah pasti tim itu tidak disebutkan, namun Associated Press menakar angka ratusan sebagai gambaran bahwa tim itu cukup besar. Kebanyakan anggota tim adalah analis dengan gelar master di bidang perpustakaan, cocok dengan julukan ‘Ninja Librarian‘.

Selain itu, kemampuan bahasa asing sangat diperlukan bagi anggota tim tersebut. Karena OSC disebutkan memang fokus pada situasi di luar negeri. Selain di kantor pusatnya di Virginia, AS, ada juga analis OSC yang disebar di kedutaan besar AS di berbagai negara.

Pekerjaan tim ini cukup intens, kadang bahkan mencakup pemantauan secara real-time. Contohnya saat terjadi kerusuhan di Thailand, atau beberapa saat setelah Osama bin Laden tewas di tangan Navy Seal dan tentunya momen-momen demonstrasi di Timur Tengah. Hasil laporan mereka menjadi bagian dari laporan harian yang diterima Presiden AS Barack Obama.

Kehandalan tim ini juga tak diragukan. Sebagai contoh, para analis ini disebut sudah memprediksikan akan terjadinya penggulingan kekuasaan di Mesir sebelum hal itu terjadi. Hanya saja, mereka tidak bisa meramalkan kapan tepatnya revolusi berlangsung.

OSC dibangun sejak tragedi 11 September di AS. Lembaga ini merupakan salah satu hasil rekomendasi Komisi 11 September yang dimaksudkan sebagai cara memperbaiki strategi anti terorisme.

Sedangkan fokus OSC pada social media mulai terjadi setelah Revolusi Hijau di Iran pada 2009. Ketika itu para analis mengamati bagaimana Twitter dipakai oleh demonstran untuk mengakali sensor yang diterapkan pemerintah.

Tak hanya mengawasi, ‘Ninja Pustakawan’ ini juga berusaha memastikan kebenaran informasi yang muncul di social media. Mereka dikatakan memiliki metode untuk mencari siapa yang informasinya bisa dipercaya dan siapa yang tidak. Salah satunya dilakukan dengan cek silang kabar di social media dengan pemberitaan umum atau bahkan dari penyadapan telepon.

sumber
CIA awasi facebook dan twitter,CIA,Ninja Librarian,Ninja Pustakawan

Hampir Dua Juta Orang Ceraikan Blackberry

· 0 komentar

Hampir Dua Juta Orang Ceraikan Blackberry, Research in Motion (RIM) kehilangan 1,8 juta pelanggan di Amerika Serikat selama tiga bulan terakhir, hingga September 2011. Data diperoleh berdasarkan survei comScore’s MobiLens terhadap pengguna smartphone, sejak ponsel-ponsel dengan sistem operasi terbaru BlackBerry 7 masuk ke pasar.

Dengan jumlah ini, artinya RIM telah kehilangan 10 persen pelanggan dibandingkan jumlah pelanggan pada Juni 2011. Padahal, total pengguna ponsel pintar di Amerika Serikat yang berumur di atas 13 tahun meningkat sebanyak 12 persen, menjadi 87,4 juta pada akhir Juni. Berarti, terdapat 9,4 juta ponsel pintar yang terjual pada periode Juni hingga September, namun bukan produk RIM.

Berdasarkan survei tersebut, produk yang menguasai pasar pada tiga bulan terakhir adalah Google Android, yang mengusai 40,2 persen pasar ponsel pintar pada Juni 2011 dan meningkat 24, 8 persen pada September 2011.

Posisi kedua adalah Apple yang menguasai 26,6 persen pasar ponsel pintar pada Juni 2011 dan meningkat 15,4 persen pada September 2011. Penjualan Apple meningkat sejak diluncurkannya iPhone 4S meskipun setelahnya menuai banyak komplain dari para pembeli.

RIM masih menduduki posisi ketiga di Amerika Serikat meski kehilangan pelanggan sebanyak 1, 8 juta. Kemudian disusul Microsoft dan Symbian yang berkembang sangat lambat.

sumber
Tags
Blackberry,RIM,Google Android,BlackBerry 7

Rabu, 09 November 2011

Ada Saluran Khusus Porno di Google TV

· 0 komentar

Ada Saluran Khusus Porno di Google TV, Vivid Entertainment dikabarkan akan menghadirkan aplikasi hiburan khusus dewasa melalui aplikasi bernama Vivid for Google TV. Aplikasi ini disebut sebagai 'aplikasi pertama yang akan menghadirkan konten porno di perangkat Google TV'.

Sejauh ini memang Google TV tak pernah menyediakan kanal khusus hiburan dewasa. Memang, melalui browsernya, pengguna bebas-bebas saja mengakses konten apapun yang tersedia di internet.


Aplikasi dari Vivid ini merupakan sambungan langsung ke layanan streaming studio film erotis tersebut. Siaran yang ditawarkan mencakup berbagai tayangan porno dengan kualitas High Definition. Layanan ini tentunya dibatasi bagi pengguna yang sudah berumur 18 tahun ke atas.

"Kami menghabiskan waktu lebih dari setahun untuk mengembangkan landasan internet TV yang berdiri sendiri dan memiliki tampilan menarik sehingga bisa digunakan dengan teknologi Google TV dan protokol sejenis lainnya," kata Steven Hirsch, pendiri dan chairman Vivid.

Apa kata Google soal ini? Menurut juru bicara raksasa internet dari Mountain View itu, pengguna Google TV yang khawatir bisa menjaga dari konten semacam ini melalui fungsi parental control di perangkat yang terhubung ke Google TV.

Selain itu, pengguna bisa menerapkan Safe Search pada browser Google Chrome yang ada di Google TV. Pengguna juga bisa mengunci browser di Google TV melalui kode PIN empat digit.

sumber
Tags
google tv,saluran porno di google tv, google tv online, konten porno.

Nenek Moyang Manusia adalah Alien Mars?

· 0 komentar

Nenek Moyang Manusia adalah Alien Mars?, Planet Mars menjadi fokus perhatian manusia dalam rangka penjelajahan luar angkasa. Ada dua hal yang dicari tahu dari planet merah itu: apakah ada kehidupan di sana, dan apakah Mars bisa jadi koloni manusia, jika nantinya Bumi tak bisa menopang kehidupan.

Namun penelitian terbaru yang sedang dikerjakan oleh para ilmuwan cerdas dari dua universitas ternama dunia, MIT dan Harvard justru lebih maju dan revolusioner. Ingin membuktikan apakah ada kemungkinan pohon kehidupan di Bumi punya akar di Planet Mars. Para peneliti juga menciptakan sebuah instrumen untuk membuktikan dugaan itu.

Instrumen itu dinamakan Search for Extra-Terrestrial Genom atau SETG. Instrumen yang sedang dikembangkan itu akan menelaah sample debu dari Mars, mengisolasi materi genetik yang mungkin ada -- berupa serangga atau mahluk hidup lain yang mati beberapa juta tahun lalu.

Dengan instrumen ini, para ilmuwan bisa menggunakan teknik biokimia standar untuk menganalisa setiap urutan genetik yang dihasilkan lalu membandingkannya dengan temuan di Bumi.

"Ini proyek jangka panjang," kata peneliti dari MIT, Chris Carr seperti dimuat Space.com. "Jikan nantinya kita menemukan ada kaitan dengan Bumi, bisa jadi mahluk Bumi berasal dari Mars. Atau sebaliknya, bermula dari Bumi dan dikirim ke Mars."

Gagasan bahwa kehidupan Bumi berasal dari organisme di Mars mungkin tak ada di pikiran setiap orang. Namun, ini bukan ide gila.

Sebab, meski saat ini permukaan Mars dingin, kering, dan tanpa kehidupan -- ada banyak bukti planet ini lebih hangat dan basah miliaran tahun lalu.

Seperti halnya di Bumi, ketika semua kehidupan bergantung pada air. Mars kuno mungkin pernah menjadi pendukung beberapa bentuk kehidupan -- mungkin bahkan sebelum Bumi. Demikian kata para peneliti.

Jika ini yang terjadi, mikroba Mars mungkin telah mengkolonialisasi Bumi, saat asteroid raksasa meluncur ke Mars dan membuat partikel-partikelnya muncrat dan lalu mengalami perjalanan antar ruang. Para peneliti mengestimasi, ada 1 miliar ton bebatuan Mars yang berkelana di tahun-tahun itu.

Dan mikroba yang sangat kuat, sehingga mungkin bahwa beberapa dari mereka bisa selamat dari dampak asteroid dan menuju rumahnya yang baru di planet lain. Car menambahkan, dinamika orbital menunjukkan adalah 100 kali lebih mudah untuk batuan Mars menuju Bumi daripada sebaliknya.

Namun, Carr mengatakan, sangat kecil kemungkinan untuk menemukan sesuatu di permukaan Mars. Cara yang bisa dilakukan adalah penggalian. "Ada dua kemungkinan, Mars memiliki kehidupan atau tidak sama sekali. Namun kami ingin memastikannya."

Sementara, Badan Antariksa Amerika Serikat tak seoptimis pendapat para ilmuwan itu. "Hal ini tidak masuk akal bahwa kehidupan di Mars terkait dengan kehidupan di Bumi -- dan disebut bahwa dua planet berbagi genetika," kata astrobiologis dari Ames Research Center NASA di Moffett Field, California, Chris McKay. Namun, "dalam kasus apapun, akan menjadi penting untuk menguji hipotesis ini. "

Chavez: Kapitalisme Musnahkan Kehidupan Mars

Jika para ilmuwan mendasarkan teori kehidupan di Mars dengan beberapa fakta ilmiah, entah apa yang ada di kepala Presiden Venezuela, Hugo Chavez saat ia mengatakan: "kapitalisme mengakhiri kehidupan di Planet Mars."

"Saya selalu mengatakan, juga mendengar, tak aneh jika Mars ternyata punya peradaban. Namun mungkin datanglah kapitalisme, imperialisme, dan lihat apa yang dilakukannya pada planet ini," kata dia Selasa 22 Maret 2011, seperti dimuat Irish Times.

Tawa para pendengar pidato presiden nyentrik ini membahana. Namun, Chavez dengan cerdik mengurai maksud perkataannya itu. Ia memperingatkan, proses yang sama dengan Mars, degradasi lingkungan tengah terjadi di Bumi.

"Lihat! Berhati-hatilah! Di sini, di planet Bumi, lahan yang ratusan tahun lalu adalah hutan lebat menjadi kering-kerontang. Sungai besar menjadi padang pasir di mana-mana. Bagaimana kemajuan mempertaruhkan risiko kehidupan di planet ini, bukan jangka panjang, namun bahkan dalam jangka menengah.

sumber

Tags
planet mars, alien di planet mars, nenek moyang manusia adalah alien