Selasa, 02 Juli 2013

MISTERI POHON YANG DAPAT MEMAKAN MANUSIA

· 0 komentar

Wah serem juga baca judulnya, namun apakah Pohon Pemakan Manusia benar-benar ada?? atau hanya rekayasa belaka? mari kita bahas.


Misteri Pohon-Pohon Yang Bisa Memakan Manusia
Ilmu yang mempelajari tentang Pohon Misterius ini bernama Kriptobotani yaitu mempelajari berbagai macam tumbuhan eksotis yang keberadaannya tidak diakui komunitas ilmiah, namun ada dalam mitos, sastra, atau laporan yang belum terbukti.

Pohon pemakan manusia, sering muncul dalam kisah fiksi populer sebagai tanaman dari belantara Afrika, mungkin berdasarkan tanaman yang mampu menjebak dan memangsa hewan-hewan kecil, misalnya Nepenthes rajah. Bagaimanapun, ada laporan yang belum dipastikan, terutama dari Amerika Latin, yang diduga sebagai keberadaan tanaman karnivora raksasa yang belum ditemukan, menurut buku The Beasts That Hide From Man (2003) karyaKarl Shuker, kriptozoolog asal Inggris.

Nephenthes Rajah

Misteri Pohon-Pohon Yang Bisa Memakan Manusia
Dalam berbagai kasus hal ini sering dikaitkan dengan tumbuhan karnivora berukuran besar yang membunuh atau memakan manusia atau hewan besar lainnya.[1]Biasanya, tumbuhan karnivora menggunakan perangkap seperti halnya Nepenthes rajah, yang memproduksi racun sebesar 38 cm (15 in) dengan volume sebesar 35 liter. Spesies ini biasanya menjebak mamalia kecil. Jadi, tentu bukan Nephetes Rajah pelakunya -_-"

Penemuan-penemuan Lain

1. Pohon Madagascar

Misteri Pohon-Pohon Yang Bisa Memakan Manusia
Penemuan pohon pemakan manusia ini dinyatakan sebagai sebuah hoax. Pada tahun 1881, petualang Jerman bernama Carl Liche menulis akun dalam Daftar Australia Selatan menghadapi pengorbanan yang dilakukan oleh suku Mkodo di Madagaskar:
"Palpi yang halus dan ramping, dengan kemarahan ular kelaparan, bergetar sesaat atas kepalanya, kemudian seolah-olah naluri dengan kecerdasan kerasukan setan diikat pada dirinya dalam putaran kumparan mendadak dan putaran leher dan lengannya, kemudian sambil jeritan mengerikan dan sekaligus lebih mengerikan tawa naik liar akan langsung dicekik turun lagi menjadi menggelegak mengerang, sulur-sulur satu demi satu, seperti ular hijau besar, dengan energi brutal dan kecepatan neraka, naik, retraksi sendiri, dan membungkusnya di sekitar kali lipat setelah kali lipat, semakin ketatnya dengan kejam kecepatan dan keuletan biadab anacondas ikat pada mangsanya."
Informasi mengenai pohon tersebut kemudian publikasi lebih lanjut dalam buku 1924 oleh mantan Gubernur Michigan Chase Osborn, Madagaskar, Negeri Pohon Pemakan Manusia. Osborn mengklaim bahwa kedua suku dan misionaris di Madagaskar tahu tentang pohon mengerikan, dan juga mengulangi akun Liche.

Misteri Pohon-Pohon Yang Bisa Memakan Manusia

Pada buku yang ditulis pada tahun 1955, Salamander dan Keajaiban lain, penulis sains Willy Ley menemukan bahwa suku Mkodo, Carl Liche, dan Madagaskar pemakan manusia pohon itu sendiri semua hanyalah rekayasa.

2. Ya-Te-Veo

Misteri Pohon-Pohon Yang Bisa Memakan Manusia

Dalam sebuah buku karangan J.W Buels berjudul Land and Sea, Buels dalam bukunya ada menyebut tentang pohon karnivora yang disebut Ya-te-Veo (Aku melihatmu). Ya-te-Veo ini diklaim hidup ditengah-tengah benua Amerika Selatan.

Belum jelas sampai sekarang apakah Ya-Te-Veo dan Pohon Madagascar benar-benar nyata ataukah hanya rekayasa belaka. Jadi, misteri tentang Pohon Pemakan Manusia ini belum terpecahkan dan butuh penelitian lebih lanjut. Mungkin ada yang mau mencoba memecahkanya?

NEGARA NEGARA PENYUMBANG KERUSAKAN TERBESAR DI DUNIA

· 0 komentar

8. Rusia

 Hanya kurang dari separuh penduduk Rusia yang memiliki akses air minum aman. Limbah kota dan kontaminasi nuklir menambah masalah besar pada sumber air utama. Rusia di posisi ke-empat untuk pencemaran air terburuk. Peringkat ke-lima terburuk pada kualitas udara emisi CO2–kualitas udara sama buruknya dengan kualitas air. Ada lebih dari 200 kota yang sering melebihi batas polusi Rusia. Peringkat ke-tujuh untuk penangkapan liar di laut.


7. India


India berada pada peringkat ke-tiga dunia untuk pencemaran air. Hal ini terjadi sebagai dampak meningkatnya persaingan air di berbagai sektor, termasuk pertanian, industri, domestik, minum, pembangkit energi dan lain-lain. Persaingan ini menyebabkan sumber daya alam berharga menjadi cepat habis. Polusi air pada negara ini juga menyebabkan penghancuran habitat satwa liar yang hidup di perairan. India menempati peringkatke-delapan untuk tiga bidang: spesies terancam, penangkapan liar di laut dan emisi CO2.


6. Mexico


Meksiko memiliki lebih banyak spesies tanaman dan hewan dari hampir semua negara lain: 450 mamalia (Brasil, yang lebih dari dua kali ukuran Meksiko hanya memiliki 394 mamalia); sekitar 1000 burung, 693 reptil, 285 amfibi, dan lebih dari 2000 ikan. Pada pertengahan 1990-an, banyak spesies yang diketahui sudah terancam: 64 mamalia, 36 burung, 18 reptil, 3 amfibi, dan sekitar 85 ikan. Meksiko tidak bergabung dengan Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Langka (CITES), perjanjian internasional utama untuk menghentikan perdagangan flora fauna terancam dan hampir punah , yang berlaku sejak tahun 1975 hingga tahun 1991. Hal ini menjadikan Mexico menempati peringkat pertama untuk spesies terancam. Juga peringkat ke-sembilan pada tingkat kehilangan hutan alam paling banyak di dunia.


5. Jepang


Jepang menempati peringkat ke-empat untuk penangkapan ikan di laut. Pada tahun 2004, jumlah tuna sirip biru Atlantik dewasa yang berada pada umur pemijahan telah turun menjadi sekitar 19 % dibandingkan pada 1975, yang memiliki seperempat dari pasokan dunia dari lima besar spesies ikan tuna: sirip biru, sirip biru selatan, bigeye, madidihang dan Albacore. Setelah moratorium penangkapan ikan paus komersial pada 1986, pemerintah Jepang mulai lagi dengan "penangkapan ikan paus untuk tujuan penelitian" pada tahun berikutnya, penelitian ini didokumentasikan dengan berakhirnya daging ikan paus tersebut di piring-piring sashimi. Jepang menempati peringkat ke-lima untuk konversi habitat alam dan pencemaran air, dan ke-enam untuk emisi CO2.


4. Indonesia


Menurut Global Forest Watch, Indonesia adalah wilayah padat hutan pada 1950, namun 40 % dari hutan yang ada pada 1950 tersebut telah hilang hanya dalam waktu 50 tahun berikutnya. Jika dibulatkan, Hutan hujan tropis di Imdonesia jumlahnya jatuh dari 162 juta ha menjadi hanya 98 juta ha saja . Untuk ini, Indonesia menempati peringkat ke-dua di hilangnya hutan alam, efek ini menyebabkan indonesia menempati peringkat ke-tiga tempat untuk spesies terancam. Indonesia menempati peringkat ke-tiga untuk emisi CO2, ke-enam untuk penangkapan di laut, ke-enam untuk penggunaan pupuk, dan ke-tujuh untuk pencemaran air.


3. China


Perairan pesisir Cina semakin tercemar oleh segala sesuatu mulai dari minyak, pestisida, dan air limbah. Pencemaran ini membantu Cina mendapatkan peringkat pertama untuk pencemaran air di dunia. Di Cina, 20 juta orang tidak memiliki akses terhadap air minum bersih; lebih dari 70 persen dari danau dan sungai tercemar, dan insiden polusi besar terjadi di dekat rumah-rumah. Organisasi Kesehatan Dunia baru-baru ini memperkirakan bahwa hampir 100 ribu orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit yang bersumber dari polusi air. Di China, kepentingan pembangunan ekonomi selalu lebih dimenangkan atas usaha penjagaan dan perlindungan lingkungan.


2. USA


Meskipun Amerika menempati peringkat 211 terbaik untuk konversi tempat tinggal dan menghormati alam, namun banyak perilaku buruknya yang melampaui negara-negara lain. Dalam hal ini Amerika adalah pengguna terbesar dalam penggunaan pupuk dan nitrogen, fosfor dan potassium (NPK). Penggunaan pupuk yang berlebihan mengakibatkan pencemaran bahan kimia ke dalam air tanah, bahkan mengubah atau menghancurkan habitat alam. Amerika Serikat juga berada pada peringkat pertama untuk emisi CO2, peringkat ke-dua sebagai tempat polusi air, tempat ke-tiga untuk penangkapan ikan di laut, dan ke-sembilan tempat untuk spesies terancam.


1. Brazil


Dari semua tujuh kategori yang dipertimbangkan untuk hasil penelitian ini, Brasil berada dalam semua peringkat sepuluh besar dalam kategori penyumbang kerusakan terbesar di bumi, kecuali penangkapan ikan di laut. Peringkat pertama untuk kehilangan hutan alam, tempat ke-tiga untuk menggunakan pupuk, posisi ke-empat untuk spesies terancam, posisi ke-empat untuk emisi CO2, dan tempat ke-delapan untuk polusi air . Untuk apakah perusakan lingkungan yang luar biasa ini ditujukan? Sebagian besar kerusakan hutan di Brasil terkait erat dengan hutan hujan Amazon yang luas (digambarkan di atas) pembukaan lahan untuk pastureland oleh kepentingan komersial dan spekulatif, kebijakan pemerintah yang salah arah, tidak sesuai proyek Bank Dunia.

 Ditambah eksploitasi komersial sumber daya hutan menjadi lahan Kedelai dan tanaman kakao dan peternakan. Bertambahnya populasi manusia di Brazil (saat ini diperkirakan hampir 7 miliar dan diproyeksikan akan mencapai 9-10 milyar pada tahun 2050), kualitas hidup manusia akan menurun secara substansial dalam waktu dekat. Meningkatnya kompetisi untuk sumber daya akan menyebabkan perselisihan dan perang sipil akan lebih sering. Lanjutan degradasi lingkungan ini menuntut negara-negara lain di dunia untuk membantu Brazil dalam konservasi dan restorasi lingkungan.

5 KISAH ROMANTIS DARI PASANGAN TUA DI DUNIA

· 0 komentar

1.    Memakai Pakaian Kembar (Joey dan Mel Schwanke)
 Sikap romantis pertama yang menjadikan perkawinan bertahan hingga lanjut usia diperlihatkan pasangan Joey dan Mel Schwanke asal Fremont, California, Amerika Serikat. Usia pernikahan pasangan ini telah mencapai 65 tahun. Rahasia dari kelanggengannya, yakni romantis dan selalu kompak dalam segala hal. Contoh yang hingga mereka tua masih dilakukan adalah selalu memakai baju kembar atau senada. Kebiasaan atau kekompakan  Joey dan Mel memakai baju yang sama tersebut sudah berlangsung selama 35 tahun.
Berawal dari hobi mengoleksi barang yang sama, atau senada kini Joey dan Mel  memiliki 164 pasang pakaian kembar. Baju-baju tersebut sering dipakainya dalam sebuah acara khusus, ataupun hanya sekedar jalan-jalan santai. Sikap romantis dari pasangan ini tergambar dari banyaknya baju kembar motif bunga yang mereka miliki. Selain karena ingin memperlihatkan mereka sebagai pasangan yang kompak, motif bunga juga mendukung profesi mereka sebagai pemilik toko bunga.
Selain itu rahasia awetnya rumah tangga mereka menurut Mel, yakni bercanda, rasa hormat,  dan saling mengisi. Seperti dalam pembagian tugas pekerjaan di tokonya tempat berjualan. Mel akan bertindak sebagai bos pada pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore. Setelah itu giliran Joey yang menjadi bos mulai pukul 8 malam hingga 5 pagi. Namun, yang utama adalah serasi memakai pakaian kembar setiap hari.

2.    Memberi Bunga Selama 70 Tahun ( Jack Millis dan Millie)
Sikap romantis kedua diperlihatkan pasangan Jack Millis dan Millie, asal Cambridgeshire, Inggris. Bisa jadi sikap Jack  mungkin merupakan yang romantis di dunia, karena yang diberikan kepada istrinya Millie adalah setangkai bunga. Bahkan tidak hanya satu, tapi setangkai bunga setiap hari dan kebiasaan itu dilakukan sudah 70 tahun. Bila dihitung Jack yang kini sudah berusia 89 tahun telah memberikan 3000 bunga bagi Millie selama tujuh dekade kebersamaan mereka.
Jack yang juga merupakan veteran perang dunia II mulai jatuh cinta pada Millie di usia 18 tahun. Sejak saat itu Jack selalu menyisihkan uang saku untuk membeli setangkai bunga pada sang kekasih saat itu. Bisa dibayangkan pertama kali membeli bunga harganya hanya satu Shilling atau setara satu Sen. Tapi sekarang harga bunga yang diberikan pada Millie sudah mencapai 75 ribu Rupiah.
Sikap romantis Jack dengan member bunga tak pernah pudar, meskipun jika ia tidak punya uang sepeser pun. Sebagai pengganti Jack akan berlari ke padang rumput atau tempat di mana bunga bisa tumbuh. Ia akan memetik bunga-bunga yang berwarna indah untuk diberikan pada Millie sang pujaan hati. Walaupun hanya seutas bunga liar, Millie dengan senang hati menerimanya. Namun, khusus untuk hari Valentine, Jack akan memberikan setangkai bunga mawar merah, dan itu sudah menjadi hal yang wajib setiap hari Valentine tiba.
Sikap saling menghargai dan romantis tersebut telah membawa keduanya memiliki 3 putri dan 12 cucu. Petuah dari Millie agar perkawinan kita awet, yakni saling memberi dan menerima.

3.    Mawar, Ciuman Pagi dan Malam ( Tom Shovelton dan Joan)
Mau sikap romantis yang lebih indah lagi? Mungkin apa yang diperlihatkan Tom Shovelton pada istrinya Joan asal Pentre Flintshire, North Wales adalah jawabannya. Tom harus dikategorikan pria paling romantis di dunia, meski di usianya yang telah memasuki 87 tahun, sikap romantis Tom tak pernah luntur sedikit pun pada Joan yang empat tahun lebih muda
Setiap hari sejak menikahi Joan, Tom tak pernah lupa menaruh setangkai mawar disamping tempat tidur. Dan yang paling romantis tentu saja sebuah ciuman selamat pagi dan selamat malam yang juga tak pernah absen di lakukan Tom. Bahkan saat akan merayakan pernikahan diamond di Autumn club di Holywell setelah 60 tahun bersama merajut rumah tangga, Joan masih juga menerima setangkai mawar dan kecupan pagi dan malam.
Keduanya bertemu di sebuah pub pada 1946 saat perang dunia II baru saja berakhir. Sejak pertemuan tersebut, keduanya menjalin kisah asmara. Setelah berjalan dua tahun, Tom dan Joan memulai kisah serius menuju rumah tangga. Karena memiliki hobi yang sama dalam bercocok tanam, pasangan romantis tersebut akhirnya bekerja dengan berjualan tanaman. Tak lama kemudian, mereka menikah di Marton Cum Grafton dekat Ripon, York. Pasangan Tom dan Joan dikaruniai 5 anak, 10 cucu dan seorang cicit.

4.    Pasangan Manula Menikah
Untuk masalah romantis rasanya tak akan pernah memandang usia, atau mungkin bisa saja semakin tua semakin romantis. Paling tidak itulah gambaran  pada seorang pria yang sudah berusia 83 tahun bernama Paul Tredo asal Kansas City. Paul masih memperlihatkan sikap romantisnya dengan mempersunting wanita pujaannya, Fern Schurr yang sudah berusia 96 tahun. Pernikahan pasangan ini dilakukan di Kansas City pada 19 November 2011 silam, setelah menjalin asmara setahun lamanya.
Kedua manula ini sebenarnya teman di masa mudanya dulu. Setelah dipisahkan dengan perkawinan pertamanya masing-masing, akhirnya keduanya bertemu kembali dan melanjutkan pertemanan layaknya saat muda dulu. Seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang, akhirnya pertemanan Paur dan Schurr berlanjut pada jalinan kasih. Bahkan Schurr meyakinkan pada Paul bahwa tak ada kata terlambat untuk cinta, dan siapapun tidak bisa menyembunyikannya. Mendengar kata-kata penyemangat itulah, akhirnya Paul berani mengambil keputusan untuk menikahi Shurr.
Bahkan saat melangsungkan pernikahan, Paul menyatakan kalau Shurr adalah wanita tercantik di zamannya dulu. Dengan lantang sang nenek menimpali bahwa Paul adalah pria atletis dan penuh semangat saat beraktivitas.

5.    Membuat 6000 Anak Tangga
Sikap romantis terakhir datang dari Cina. Pasangan Liu Guojiang dan istrinya Xu Chaoqin yang hidup di sebuah gua di pegunungan di Desa Jiangjin. Awalnya mereka hidup di gua tersebut untuk melarikan diri dari gunjingan para tetangganya. Saat Liu yang masih berusia 19 tahun menikahi Xu seorang janda berusia 29 tahun. Karena menurut adat di daerahnya seorang pria muda dianggap tidak sopan jika menikah dengan wanita yang lebih tua, maka keduanya melarikan diri ke pegunungan dan tinggal di sana.
Hari-hari mereka lalui dengan segala kekurangannya. Bahkan hampir setiap hari Xu terjatuh jika akan turun gunung untuk mencari makanan. Melihat kejadian tersebut, Liu akhirnya membuat tangga alami dengan mengikis tanah pegunungan itu. Setelah berlangsung selama 50 tahun, tidak disadari anak tangga itu sudah berjumlah 6000, semuanya dilakukan demi sang istri.
Namun, akhirnya Liu meninggal dunia pada usia 72 tahun setelah jatuh pingsan di ladang saat berkebun. Xu merasa perjuangan Liu dengan membuat 6000 anak tangga merupakan bukti cinta sejatinya, merasa berat ditinggalkan Liu. Hingga saat acara penguburan, Xu tak pernah mau melepas tangan Liu, hingga akhirnya bisa dilepaskan.
Menurut salah seorang anaknya, Liu Ming Sheng, orang tuanya tidak pernah bisa dipisakan selama lebih dari 50 tahun hidup terisolasi. Mereka selalu hidup bersama, kata Liu Ming Sheng.

5 GEREJA KUNO YANG UNIK DI DUNIA

· 0 komentar

Sobat semua tempat dan material yang ada di muka bumi dapat dijadikan sebuah tempat tinggal, termasuk dijadikan bangunan sarana beribadah seperti sebuah gereja. Mulai dari tebing, goa, hingga pepohonan. ‘Gak percaya? Berikut kami merangkum 5 geraja yang unik di dunia:

1. Pada Sebuah Pohon, Gereja Chêne Chapelle di Perancis

 Gereja unik yang satu ini dibangun dari sebuah pohon oak yang terdapat di kawasan Allouville-Bellefosse, Seine-Maritime, Perancis. Pohon oak yang berusia antara 800 hingga 1.200 tahun tersebut, memiliki tinggi 15 meter dengan diameter 16 meter di bagian dasar. Gereja yang diberi nama Chêne chapelle ini dibangun pada 1669, memiliki dua chapel yakni Notre Dame de la Paix dan Chambre de l’Ermite. Sebagai akses menuju chapel, gereja ini memiliki tangga yang terbuat dari kayu. Gereja Chêne chapelle banyak dikunjungi jemaatnya dari berbagai dunia pada 15 Agustus setiap tahunnya.

2. Di Dalam Goa, Gereja Temppeliaukio di Finlandia

Goa mungkin sudah dijadikan sebagai tempat tinggal sejak manusia berkelana di muka bumi, namun uniknya goa pun dijadikan sebuah gereja lutheran di kawasan Helsinki, Finlandia. Gereja Temppeliaukio ini dirancang oeh dua bersaudara Tino dan Tuomo Suomalainen, yang selesai dibangun pada 1969. Selain dijadikan tempat beribadah, goa unik yang satu ini pun seringkali dijadikan tempat pertunjukan musikm karena memiliki ruang akustik yang baik. Gereja ini dibangun di dalam goa glasial yang terdapat di bawah permukaan Kota Helsinki.

3. Di Atas Jembatan, Chapel of Our Lady of Rotherham Bridge di Inggris

Bangunan yang satu ini lebih tepat untuk disebut sebagai chapel daripada gereja, uniknya tempat beribadah yang satu ini dibangun di atas jembatan Sungai River Don di Rotherham, Yorkshire, Inggris. Chapel of our Lady of Rotherham dibangun pada 1483 oleh Thomas de Rotherham, dengan menggunakan bebatuan dan arsitektur khas abad pertengahan.

4. Di Atas Tebing Vulkanik, Gereja Our Lady of Le Puy di Perancis

Gereja berada di atas sebuah gunung sudah tidak asing lagi, namun jika berdiri di atas tebing yang vulkanik baru tidak biasa. Seperti gereja unik yang terdapa di kawasan pedesaan Le Puy-en Velay, Perancis. Gereja Our Lady of Le Puy ini dibangun pada tahun 962, berdiri di atas tebing yang terbentuk dari magma yang mengeras. Gereja unik ini berdiri di ketinggian 85 meter di atas permukaan laut. Dari Gereja Our Lady of Le Puy kita dapat menikmati pemandangan Desa Le Puy yang hijau.

5. Di Pinggir Tebing, Basilica of Las Lajas di Kolombia

Lokasi berdirinya gereja yang satu ini bukan saja unik melainkan ekstrem, karena berada tepat dipinggir tembing di Sungau Guaitara, Narino Kolombia. Berdasarkan sebuah keterangan untuk membangun gereja unik yang satu ini dperlukan waktu 30 tahun dan baru selesai pada 1949. Gereja satu ini diumumkan sebagai sebuah basiliki oleh pihak Gereja Katolik pada 1954. Nama las lajas sendiri memiliki arti batu granit.